Tuesday, November 24, 2015

GURU



Guru....
Dirimu seperti lilin...
Dirimu rela terbakar....
Demi menerangi sebuah kegelapan...

Guru....
Kau Bagaikan pahlawan...
Tanpa balas jasa...
Dengan sabarnya...
Membimbing kami hingga terkadang mebuatmu lelah....
Guru...
Terkadang kenakalan kami...
Membuat mu marah..
Namun marah mu menyimpan sebuah rasa...

Yaitu sebuah rasa kasih sayang dan cintamu kepada kami...
Guru...
Maafkanlah kami...
Yang salah mengartikan mu...
Yang tak pernah menuruti apa katamu...
Ku sadar pengorbanan mu terhadapku begitu besar...
Sampai kapan pun jasamu tak akan pernah sanggup aku balas...
Terima kasih Guru...
Kau lah Inspirasi kami agar kami bisa mengabdi seperti mu..






# ANNISA ILHAMMIZAR #

Wednesday, October 7, 2015

IBU


Ibu… adalah wanita yang telah melahirkanku merawatku membesarkanku mendidikku hingga diriku telah dewasa

Ibu… adalah wanita yang selalu siaga tatkala aku
dalam buaian tatkala kaki-kakiku belum kuat
untuk berdiri tatkala perutku terasa lapar
dan haus tatkala kuterbangun di waktu pagi,
siang dan malam

Ibu…
adalah wanita yang penuh perhatian bila aku
sakit bila aku terjatuh bila aku menangis bila
aku kesepian

Ibu…
telah kupandang wajahmu diwaktu tidur
terdapat sinar yang penuh dengan
keridhoan terdapat sinar yang penuh
dengan kesabaran terdapat sinar yang
penuh dengan kasih dan sayang terdapat
sinar kelelahan karena aku

Aku yang selalu merepotkanmu aku yang
selalu menyita perhatianmu aku yang telah
menghabiskan air susumu aku yang selalu
menyusahkanmu hingga muncul tangismu

Ibu… engkau menangis karena aku engkau
sedih karena aku engkau menderita karena
aku engkau kurus karena aku engkau
korbankan segalanya untuk aku

Ibu… jasamu tiada terbalas jasamu tiada
terbeli jasamu tiadaakhir jasamu tiada tara
jasamu terlukis indah di dalam surga

Ibu… hanya do’a yang bisa kupersembahkan
untukmu karena jasamu tiada terbalas
Hanya tangisku sebagai saksi atas rasa
cintaku padamu

Monday, December 8, 2014

Kesuksesan bisa tercapai karena usaha kita sendiri...
Jalan menuju kesuksesan itu tak mudah banyak tahap-tahap yang harus kita jalani...
Setiap tahap itu punya kesulitan dimana terkadang kita bisa terjatuh karena kita tak bisa melawan ujian yang ada ditiap tahap tapi percayalah jika kita berusaha dan melalui setiap tahap tanpa ini maka kita akan menemukan kunci kesuksesan dan dapat membuka pintu kesuksesan kita.

Sunday, July 27, 2014

dijalan penuh dengan terjal dan air mata ku lalu..
walaupun sesungguhnya aku tak sanggup..
namun aku harus terus melangkah untuk menuju cahaya itu "kebahagiaan".
langkah demi langkah ku lalui..
sempat aku terjatuh dan tak kuat untuk bangkit..
lalu aku memohon kepada allah agar menguatkan langkah ku..
lalu allah membantu ku untuk bangkit..
lalu hati kecilku berkata jangan berhenti melangkahlah sampai kau temukan cahaya itu..
bangkit....bangkit... semangat...semangat..
lalu aku mulai bersemangat untuk mencapai cahaya itu....
sampai saat ini aku tak berhenti melangkah hingga ku temukan cahaya..
:-)


Saturday, June 28, 2014

KARENA DIA KU MATI RASA

Dia adalah kamu..
Ada dalam hatiku..
Dekat dijantungku..
Nafas tubuhku..

Dia ciptakan kebebasan rasa..
Inspirasi ku dalam dunia..
Imajinasiku dalam cinta..
Dialah segalanya..

Tetapi, karena dia..
Mati seluruh jiwa..
Gelap terangku tiada warna..
Jenuhku meniti hari tanpa asa..

Dia mampu butakan sekejap mata..
Mampu hidupkan lagi cahaya cinta..
Menarikku dalam dilema..
Mengubur hidup rasaku dalam nyata..

Date : 19 Juni 2012

KEINGINAN ANAKMU


Ketika kau melahirkan ku...
Timbul raut wajah bahagia diwajahmu ibu..
Namun ketika ku dilahirkan..
Tak tampak raut wajah bahagia diwajahmu ayah...

Ketika aku berajak menjadi seorang bayi..
Yang tidak bisa apa-apa...
Sampai akhirnya aku bisa memanggilmu ayah,,, ibu,,,
Tetapi apa yang kau lakukan ayah..
Kau tinggalkan aku...

Sampai aku dewasa..
Kau tak juga menemuiku...
Sampai akhirnya ibu ku pun tinggalka aku..
Demi lelaki yang dia cintai..

Aku kesepian...
Ayah... Ibu...
Nama yang selalu ku sebut...
Kenapa kau tak perduli denganku...
Kenapa kau lahirkanku..

Ayah.. ibu...
Aku ingin mempunyai keluarga lengkap...
Aku ingin merasakan kasih sayangmu...
Dan aku ingin merasakan kebahagiaan..

Ayah,,, ibu...
Aku lelah seperti ini...
Aku hanya ingin kebahagiaan..
Bukan air mata yang selalu kau berikan...


Karya : Annisa Ilhammizar
16 April 2012


HARAPAN TELAH HILANG

Ketika kenangan itu kembali lagi dalam hidupku..
Aku merasakan indahnya dunia..
Karena ketika bersamamu..
Aku seakan bebas melihat bulan dimalam hari..


Dan ketika itu pula..
Harapan itu menjadi semu..
Menjadi harapan yang akan menjadi hampa..
Dan hatiku terasa gelap tak bersinar...

Ketika didepan mataku..
kau mengatakan " aku bukanlah kekasihmu "..
Dan dari situlah hati ini berhentikan harapan..
Akan bebasnya melihat bulan dimalam hari..

Dan ketika tanganmu memegang tanganku..
Tetapi ketika itu pula aku kecewa..
Tangan yang tadinya memegang ku..
Kini telah memegang tangan orang lain..

Hentah aku harus bagaimana..
Aku hanya inginkan sebuah kebahagiaan..
Walaupun itu hanya sedikit..
Namun aku tak mau itu menjadi sesaat..

Dan aku hanya bisa terdiam...
Meratapi nasibku..
Dan harapan itu telah musnah..

Sungguh...
Aku tak mengerti...
Apa yang kau inginkan dariku..
Kau berikan kebahagiaan kepadaku..
Tetapi kau juga yang memberikan ku penderitaan..

Sungguh...
Aku tak membencimu...
Namun aku hanya bisa mengerti...
Bahwa kau tak pernah mencintaiku...

karya : annisa ilhammizar
08 April 2012